"Waking up next to someone that you love the most" is the only thing that I need the most.
Saya selalu senang saat bisa menatap wajahmu. Ntah itu di kantor, di IG stories, atau waktu melakukan video call.
Saya selalu senang saat bisa menatap wajahmu. Ntah itu di kantor, di IG stories, atau waktu melakukan video call.
Tapi, semua kesenangan itu tidak ada yang bisa menandingi perasaan bangun tidur lalu menatap wajahmu, mas. Rasanya suwenang dan tuwenang.
Sebagai seseorang yang kerap dirundung cemas, khawatir, dan ketakutan berlebihan, saya bisa seketika merasa damai saat tau kamu ada di sisiku.
Sesederhana itu.
Berkat kamu, saya merasa semua akan baik-baik saja.
Saya merasa sanggup untuk berjuang sedikit lagi meski ada kemungkinan semuanya akan sia-sia (lagi).
Saya merasa bisa menjalani hidup sedikit lebih lama lagi karena ada kamu yang menanti di setiap pagi, atau di ujung malam saat letih sedang asik menggerogoti diri.
Terima kasih, karena sudah kembali meniupkan ruh pada saya yang sempat mati.
Ruh ruh dalam wujud gelak tawa, perhatian kecil, dan komitmen berkeluarga.
Semoga, semuanya tetap begini.
Atau bahkan, lebih baik lagi.
Komentar
Posting Komentar